Sukses Membudidaya Ikan Koi
Ikan koi merupakan komoditi
ikan hias unggulan. Corak
sisiknya yang berwarna-warni
membuat ikan ini banyak
digemari, tidak saja di dalam
negeri tetapi juga oleh
penggemar ikan hias di
mancanegara. Harganya yang
mencapai jutaan rupiah
membuat ikan hias ini memiliki
nilai ekonomi yang tinggi.
Selain dipasarkan di dalam
negeri, ikan koi juga diekspor
ke berbagai negara, seperti
Jepang, Jerman dan Belanda.
Agus Syah Gusman merupakan
salah seorang yang sukses
menggeluti budi daya ikan koi.
Di kolam miliknya di kawasan
Tajur, Bogor, Jawa Barat,
dikembang biakkan berbagai
macam ikan koi kualitas
ekspor. Awalnya dia hanya
sebagai pengemar ikan koi,
namun kini berkembang
menjadi usaha yang
menjanjikan. Setiap tahun dia
mengeksport sekitar duaribu
ekor ikan koi ke Jerman.
Untuk mencapai tempat budi
daya ikan koi milik Agus Syah
Gusman di Bogor, Jawa Barat,
dapat ditempuh melalui jalan
tol Jagorawi.
Di
ruangan
tertutup
inilah,
Agus
Syah
Gusman,
atau yang akrab disapa Agus,
memelihara 5 jenis ikan koi
sekaligus
membudidayakannya.
Diruangan, atau yang disebut
gallery ini, terdapat beragam
jenis ikan koi. Kalau dilihat
sepintas, semua ikan
bentuknya sama.
Namun kalau diperhatikan, ada
perbedaan, yakni pada corak
warnanya. Nah, perbedaan
corak warna itulah, yang
menjadikan ikan koi beragam
jenisnya. Ternyata memelihara
ikan koi tidak sama dengan
memelihara ikan hias biasa.
Untuk menjaga air tetap
bersih, setiap kolam dipasang
aerator dan pompa, yang
fungsinya untuk sirkulasi air.
Selain itu juga juga dipasang
filter, sehingga air senantiasa
jernih, dan terhindar dari
kotoran serta lumut.
Untuk makanannya diberi
pelet. Sebagai pemelihara ikan
koi, Agus tahu betul harus
berbuat apa agar kualitas ikan
koi tetap terjaga. Selain
menjaga kualitas air, ikan juga
dikelompokkan berdasarkan
ukurannya. Ikan koi jantan dan
betina dipisah. Mereka akan
disatukan di sebuah kolam
khusus yang berada di luar
gallery.
Untuk
menyatukan ikan jantan dan
betina, harus diperhatikan
beberapa hal. Ikan betina
harus dalam kondisi siap
dibuahi, ini akan terjadi saat
ikan berusia 2 tahun, dan
panjangnya 75 centimeter.
Sekali bertelur ikan koi bisa
menghasilkan hingga 12 ribu
telur. Agus menyediakan
tempat khusus untuk telur-
telur ikan koi. Tapi sayangnya,
tidak semua telur berkembang
menjadi ikan koi kualitas
unggul. Ikan yang kualitasnya
tidak sesuai standar
internasional, akan digabung
ke kolam ikan mas.
Sedangkan ikan koi kualitas
unggulan diletakkan di dalam
kolam di dalam galeri. Ikan ini
diperlakukan khusus karena
harganya mahal. Untuk ikan
yang berukuran 25 centimeter,
dihargai 500 ribu sampai 10
juta rupiah. Sedangkan ikan
yang panjangnya mencapai 75
centimeter, harganya berkisar
70 juta hingga seratus juta
rupiah per ekor.